Senin, 25 Januari 2016

Keikhlasan Cinta

KEIKHLASAN CINTA  


               Namaku adalah Khairil di usiaku yang ke 17 tahun aku melanjutkan jenjang pendidikanku ke Mahasiswa dengan jurusan Biologi di Universitas Negeri yang ternama. Sebagai seorang Mahasiswa aku bertekad untuk bisa menjadi Mahasiswa yang berprestasi dan bisa mendapatkan beasiswa. Di awal aku tak pernah menyadari bahwa hidup itu tak semudah yang ku bayangkan. Tekanan hidup yang harus aku jalani di siang dan malam sangat membuatku frustasi, belum lagi aku selalu dibanding-bandingkan oleh orang tuaku karena aku tak seperti apa yang mereka harapkan. Dengan jurusan Biologi aku berniat untuk menjadi Dosen Biologi. Amran adalah sahabatku dia juga satu kampus bareng denganku Ia mengambil jurusan ekonomi. Dalam hal bisnis Amran jagonya. Dia sangat berbakat dalam hal dagang. Akupun sering sekali berbisni bareng dengan dia. 

                 Aku terbiasa bangun jam 3 pagi dan melaksanakan sholat tahajud. Kemudian menyapu dan langsung mandi. Setelah itu barulah aku meunggu subuh sambil tilawah. Itulah aktivitasku di pagi hari sebelum memulai hariku. Mentari kemudian bersinar dan kini saatnya aku berangkat dan eitt jangan lupa untuk mempersiapkan makanan yang akan aku dagangkan nanti yah lumayan buat nambah uang jajan. Makanan yang aku bawa kemudian aku titipkan ditempat kantin yang ada dengan sistem bagi hasil. Saat ingin masuk kekelas aku bertabrakan dengan sosok wanita yang tak begitu aku kenal. Kemudian aku bangun dan membereskan buku-bukunya. Yah ternyata dia juga mahasiswa tingkat 1 sama sepertiku, terlihat dari wajahnya dan perawakannya yang menandakan bahwa kita sebaya. Yah cukup cantik sih tapi astaughfirullah aku harus menundukkan pandangan. 

                Kemudian tak lama kemudian dosen hadir dengan membawa materi yang baru. Hari demi hari aku lewati dengan suka dan duka. Tapi ada sesuatu yang berbeda dengan hati ini. Aku merasa seakan hati ini mengagumi sosok indahnya. Pancaran wajahnya yang memikat hati ini. Aku tak bisa memendam ini lebih lama. 2 tahun sudah berlalu rasanya aku tak bisa memikirkan bagaimana hati ini bisa merindukannya. Lewat Amran aku mencari tau siapa gadis itu. Namun tak kusangka ia adalah Mahasiswa kedokteran. Dia bernama Aqniyah, putri dari Bapak Adrian seorang Pengusaha sukses yang mempunyai cabang dimana-mana. Aku mulai menyadari bahwa aku mulai mencintainya. Di awal tingkat 3 ini aku tak bisa fokus untuk kuliah karena bayangan wajahnya yang terbayang di pikiranku.

                 Cinta adalah anugrah yang terindah yang diberikan tuhan untukku karena lewatnya lah kita belajar untuk peduli terhadap seseorang. Rona cinta dalam hati akan membuat kita tetap semangat dalam menjalani aktivitas kita dan hidup ini terasa berwarna. Lewat doa aku selalu berharap agar Aqniyah bisa menjadi jodohku. Namun aku harus fokus untuk lulus dan mencoba penemuan ku untuk menjadi ahli tanaman serta menciptakan pupuk yang meningkatkan kualitas tumbuhnya tanaman. Di sebuah taman saat aku mencoba melihat bentuk tubuh dalam suatu tanaman. Aku melihat dia dengan teman-temannya yang berada tak jauh dari tempatku. Mungkin dia sedang melakukan observasi disana. Aku mencoba mengawali pembicaraan dengannya. Ternyata dia cukup ramah dan sopan. Ada sosok kenyamanan dalam hati ini.

            Suatu ketika Amran mendatangi rumahku. Dalam keadaan sedih ia memelukku dan aku membawanya masuk untuk menenangkannya. Ternyata dia mengalami masalah yang cukup besar yang menurutku itu tak bisa dipikul. Ternyata apa yang dialami Amran tak seindah apa yang aku bayangkan. Keluarga yang selama ini yang begitu indah kini berubah menjadi neraka saat ia tau bahwa ayahnya telah berpoligami. Dia tak menyangka ayahnya bisa setega itu, dan ibunya sudah tau lama sekali. Ditengah apa yang ia rasakan, adiknya yang begitu ia cintai mengalami kecelakaan. Dalam perjalanan pulang adiknya dihantam oleh sebuah mobil yang kebetulan melintas cepat. Ya Allah apa yang salah dengan Amran, pemuda yang begitu baik namun kini kehidupannya telah terpuruk.

               Aku mencoba untuk menghibur Amran dan mencari solusi masalahnya. Amran mengajakku kerumah sakit untuk melihat adiknya yang terbaring disana. Dalam kesedihan dan duka yang mendalam dia terus berdoa agar adiknya cepat sembuh dan bisa kembali kedalam pelukannya. Dalam suatu malam disaat kami terlelap dikamar adiknya, Ayahnya datang bersama ibunya. Ketika menyaksikan adik Amran yang berbaring lesu disana. Terlihat detak jantung yang lemah dan keadaan tubuh yang penuh dengan perban dikepalanya. Amran merasa kecewa dengan ayahnya dan mengusirnya untuk keluar dari ruangan adiknya tidur. Ia melampiaskan segala kekecewaannya kepada ayahnya. Namun disaat pertengkaran itu ada sebuah tekanan nafas yang menggebu-gebu diringi dengan detakan jantung yang mulai lemah.

             Aku segera menghubungi dokter untuk melihat keadaan adiknya. Usaha pacu jantung pun dilakukannya dengan tujuan agar jantungnya kembali berdetak namun apa yang terjadi. Usaha yang dilakukan sang dokter ternyata sia-sia. Roh sudah menemui Robnya. Adiknya kini telah tiada, dengan tangis yang memecah sebagai bentuk kesedihan yang ia alami. Aku memeluk Amran dan berusaha untuk menenangkannya. Setelah dikubur Amran masih merasa sedih namun ibunya selalu ada untuk menghiburnya. Duka yang ia rasakan beserta luka yang ia alami mungkin akan perlu waktu untuk mengobatinya. 6 bulan kemudian aku kembali bertemu dengan Aqniyah, namun dibelakangnya ada seseorang, yang aku rasa aku mengenalnya. Orang yang tadi mengikutinya kemudian menghampiriku dan memelukku. Ternyata ia adalah Azam, ternyata dia adalah temanku saat masa SMA. Entah bagaimana dia masih bisa mengenaliku.

            Kami berbicara panjang dan lebar seraya tertawa dengan seagala masa lalu kami. Azam adalah mahasiswa kedokteran dengan Universitas yang ternama. Meski ia 2 tahun lebih tua dariku tapi baginya aku seperti saudaranya. Sejak saat itu aku mulai kembali berhubungan dengan Azam dan semakin akrab dalam membina persaudaraan kami. Tak terasa aku memasuki hari dimana aku akan diwisudah. Di balik saat aku bergegas nasuk kedalam ruang kampus aku kembali melihat Aqniyah. Aku sering berbicara dengannya lewat "wa" meski hanya sebuah kata-kata tapi kami saling menjaga batasan kami masing-masing. Ternyata dia butuh waktu 2 tahun lagi untuk lulus, karena waktu yang dibutuhkan untuk mahasiswa kedokteran minimalnya adalah 6 tahun. Aku bersedia menunggunya selama itu hingga waktu yang akan mempertemukan kami

                Aku mulai merintis usaha mulai dari pembuatan pupuk yang lebih baik kualitasnya juga membuka usaha cokelat. Bersama Amran kami mencoba bertempur di dunia luar untuk mengais sedikit rezeki. 2 tahun sudah aku berhasil merintis usaha ini. Dan keuntungan yang kami. dapatkan juga lebih banyak. Allah memberikan jalan yang terbaik untukku. 4 hari setelah hari wisudah Aqniyah aku bermaksud untuk melamarnya, dengan harapan bahwa ia akan menerimaku menjadi imamnya. Namun setelah aku datang menghadap ayahnya, Aqniyah menolak lamaranku dengan alasan dia tidak mencintaiku. Dia hanya menganggapku sebagai kakak dan tidak lebih dari itu. Mendengar hal itu rasanya remuk hati ini. Harapan yang kini aku pendam dalam sanubari hati ini kini berubah menjadi luka yang menghancurkan hati ini.

                 Dengan tangan hampa aku pulang dengan mengendarai motor. Namun ditengah perjalanan aku ditabrak oleh sebuah truk besar. Saat aku terbangun aku merasa semua disekitarku gelap. Aku tak bisa merasakan mata ini dapat melihat. Saat aku mendengar bahwa aku buta. Rasanya hati ini remuk dan tubuh itu ini seperti tersengat liistrik. Tidak hanya itu Kak Azam juga akan melangsukan pernikahan dengan Aqniyah. Ternyata selama ini Kak Azamlah yang sangat dicintai oleh Aqniyah. Aku tak bisa merasakan semua ini. Semua yang aku alami terlalu berat bagiku. Amran duduk disampingku dan memberikanku semangat. 2 minggu kemudian aku menghadiri pernikahan Kak Azam. Aku mendengar dan merasakan kebahagiaan Kak Azam yang sangat. 

                Dia memelukku begitu erat. Aku hanya bisa menahan tangis dan sebisa mungkin tersenyum untuk Kak Azam. Hari yang aku lalui begitu berat dan tak bisa aku rasakan lagi. Aku berusaha bangun dari keterpurukan ini. Aku memanfaatkan indra peraba dan pendengaranku untuk berkomunikasi dan membaca tulisan. Dengan rabaan yang aku pelajari aku mulai bisa membaca. 1 tahun kemudian aku dijodohkan oleh orang tuaku untuk menikah dengan akhwat yang bernama Syifa. Aku menyutujuinya. Aku mulai bangkit. Aku dan Amran mulai membangun usaha lagi yaitu pupuk dan coklat. Ketika hendak mendistribusikan pupuk tersebut aku dan Amran yang menggunakan mobil ditabrak oleh sebuah bis besar yang supirnya sedang mengantuk. Mobil kami terlempar ke jurang. 

              Aku terbangun dengan kapas yang menutupi mataku. Allah memberikan anugrahnya dengan mengembalikkan penglihatanku. Aku melihat orang tuaku, Syifa dan Kak Azam. Aku tidak melihat sahabatku yang bersamaku. Ternyata Amran telah pergi. Orang yang begitu aku cintai dan yang selalu ada untukku kini telah pergi lebih dulu dariku. Kak Azam memberikan ku sepucuk surat dari Amran, sebelum ia pergi meninggalku untuk menghadap Robnya.Dengan tangan yang terasa lemas dan hati yang hancur juga luka yang semakin menganga perlahan aku membaca surat itu. Surat yang dituliskan dengan tinta merah. 

                "Asslammu alaikum salam sejahterah untuk saudaraku Amran

                yang menjadi tali penolongku. Lewat surat ini aku ingin katakan
                kau adalah sahabatku, bahkan saudara yang selalu ada disaat
                aku butuuh bantuanmu. Terima kasih atas segalanya yang kau 
                berikan kepadaku. Aku tau tak ada kata yang indah yang bisa 
                aku sampaikan untuk mengakhiri surat ini. Jagalah pemberian 
                mata dariku, dan jalanilah hidupmu seperti apa yang kau inginkan
                Jadilah manusia yang senantiasa bahagia dalam mencari ridho 
                Allah, satu hal yang aku inginkan tolong kau jaga ibuku. Bagiku
                dia adalah malaikatku, dia adalah segalanya untukku, aku tak mau
                kesedihan dan duka selalu ada di hatinya. Ibuku adalah orang yang 
                paling tegar yang aku punya. Dia adalah pahlawanku, hanya dia yang 
                bisa bersabar untukku. Cinta adalah dimana kita bertemu dan berpisah
                karena Allah"


                         
                      

Senin, 07 Desember 2015

             Tugas IBD 4 Contoh Tanggung Jawab dan Pengabdian  
              Contoh Tanggung Jawab
1.      
      1. Tanggung Jawab seorang ayah kepada keluarganya
Seorang ayah adalah kepala keluarga dalam sebuah ikatan rumah tangga. Pak Suwondo misalnya, ia pria berusia 33 tahun dengan 3 orang anak. Demi menafkahi keluarganya ia rela membanting tulang dengan sekuat tenaganya. Ia adalah seorang guru fisika, walaupun hanya guru honorer dia tidak terpaku pada gajinya tersebut. Ia juga berjualan makanan dan menjadi penjahit baju. Ia sering sakit karena terlalu letih dalam bekerja. Meski dengan uang yang tak seberapa tak mematahkan semangatnya untuk terus bekerja. Didalam doa dia terus berharap untuk bisa memenuhi segala kebutuhan keluarganya.
2.       
      2. Tanggung Jawab terhadap Tuhan
Umat muslim mempunyai tanggung jawab kepada Tuhannya. Bentuk tanggung jawab itu tidak hanya berupa ibadah kepada Tuhan melainkan juga kepada sesama dan diri sendiri. Supardi contohnya, ia adalah seorang buruh pabrik tekstil. Kesehariannya adalah bekerja di sebuh pabrik dari pagi hingga petang. Walaupun demikian ia masih berusaha untuk menyempatkan waktu untuk beribadah. Ia sangat takut apabila ia lalai kepada Tuhannya. Kewajibannya tidak hanya menjalankan sholat namun ia juga sanggup berpuasa di bulan ramadhan. Meski pekerjaannya sangat berat tapi tanggung jawab kepada Tuhan takkan pernah ia tinggalkan.     

C          Contoh Pegabdian
1,1.      1. Pengabdian seorang Guru terhadap Bangsa

Guru mempunyai peran yang sangat penting dalam mendidik anak-anak Bangsa. Contohnya adalah Ibu Puspita Sari sebagai Dosen Antropologi. Beliau tinggal di daerah Jakarta Pusat. Namun tempat kerjanya berada di daerah Depok. Meski sangat jauh perjalanan tersebut ia masih berusaha untuk datang tidak terlambat. Ibu Puspita selalu bangun jam 03.00 pagi dan langsung bergegas untuk berangkat. Tak heran murid didikannya pun selalu berhasil dalam menghadapi ujian di mata kuliahnya. Tidak hanya itu beliau selalu menyiapkan hal-hal sangat diperlukan dalam mengajar agar siswanya bisa memahami mata kuliahnya.
2.      
      2. Pengabdian seorang muslim terhadap Tuhannya

Zulkarnain adalah seorang Mahasiswa Gunadarma angkatan 2013. Kesehariannya dibalik aktivitas kuliahnya ia sempatkan ngaji dan berusaha mengikuti sebuah kajiannya demi mendekatkan diri kepada Tuhan. Tidak hanya itu seluruh hidupnya ia abdikan hanya untuk Tuhan. Selain sembahyang wajib di masjid Ia juga rajin mengaji dan menghafal beberapa jus Al Qur’an. Dia juga sering melakukan puasa senin kamis dan Sholat Tahajud. Meski kuliah sangat sibuk tak melunturkan imannya untuk tetap mengabdi kepada Tuhannya 
Tugas IBD 3 Pengertian Tanggung Jawab dan Pengabdian


            Tanggung jawab menurut kamus umum Bahasa Indonesia adalah, keadaan wajib menanggung segala sesuatunya. Sehingga bertanggung jawab menurut kamus umum bahasa Indonesia adalah berkewajiban menanggung, memikul jawab. menanggung segala sesuatunya, atau memberikan jawab dan menanggung akibatnya. Kewaijabanbeban itu ditujukan untuk kebaikan pihak yang berbuat sendiri, atau pihak lain.

Macam-macam tanggung jawab
a.      Tanggung jawab terhadap Tuhan
b.      Tanggung jawab terhadap diri sendiri
c.       Tanggung jawab terhadap keluarga
d.      Tanggung jawab terhadap masyarakat
e.      Tanggung jawab kepada Bangsa / Negara

               Pengabdian adalah perbuatan baik yang berupa pikiran, pendapat ataupun tenaga sebagai perwujudan kesetiaan, cinta, kasih sayang. hormat, atau satu ikatan dan semua itu dilakukan dengan ikhlas.

Macam-macam pengabdian
a.      Pengabdian kepada Tuhan
b.      Pengabdian kepada Bangsa


Selasa, 10 November 2015

tugas ibd 1 (hubungan ibd dengan film)

Hubungan dengan Ilmu Budaya Dasar:


                  Hubugan kebudayaaannya adalah kekentalan asli suku bushmen yang tidak terpengaruh oleh budaya luar. Terlihat jelas pakaian dan cara bersosialisasi dari suku bushmen. Meski dengan keadaan yang sederhana, mereka bisa hidup bahagia tanpa ada gangguan dari luar. Kesehariannya yang dihabiskan dengan bekerja dan bermain membuat hidup mereka lebih bahagia. Terlihat juga hubungan kekeluargaan yang sangat erat antara yang satu dengan yang lain. Ini menjadi sebuah pelajaran bahwa sikap gotong royong dan kebersamaan merupakan hal yang terpenting dalam hidup kita. Kita bisa sharing, berbagi tawa dan ceria dan bisa menyelesaikan sebuah konflik yang kita alami dalam hidup. Hubungan lain dalam Ilmu kebudayaan dasar adalah manusia dari segi pandangan hidup. Suku Bushmen mengajarkan cara hidup yang sederhana, karena dengan kesederhanaan mereka bisa bahagia dan jarang sekali terjadi konflik. Mereka juga tidak memiliki sifat serakah dan mau berbagi kepada yanng lain

tugas ibd 1 (resensi film)

Resensi film The God Must Be Crazy
Judul film : The God Must Be Crazy (Tuhan Pasti Gila)
Pemeran film :
1.      Xi : Ni Xiao
2.       Andrew Stein : Marius Wayers
3.      Kate Thomson : Sandra Prinsloo
4.      Sam Boga : Louw Verwey
5.      Mpudi : Michael Thys
Sinopsis
                 Seorang bapak bernama Xi tinggal di pedalaman Africa Selatan. Keluarga yang sangat bahagia namun tidak mengenal teknologi dan budaya luar. Suatu ketika ada sebuah botol kaca yang jatuh dari pesawat. Ia mencoba mengembalikan botol tersebut ke langit, namun akhirnya botol itu kembali jatuh dan mengenai anaknya. Kesal dengan keadaan seperti itu , Dalam perjalanannya ia merasa sangat lelah dan menemukan kambing-kambing yang banyak. Namun karena tidak mengenal budaya luar, dia langsung memanah dan  dipergoki oleh seorang anak kecil yang langsung mengadukan ke polisi. Xi kemudian dimasukkan kedalam penjara. Disitu ia merasa sangat menderita karena berada dalam ruangan tersebut. Andrew Stein yang tidak tega kemudian menyelamatkannya. Ditengah itu seorang guru bernama Kate Thompson sedang disandra oleh seorang geriliawan atau rampok. Setelah diselamatkan oleh Andrew Stein dan Xi. Setelah itu Xi mengembalikan botol tersebut diatas puncak gunung dan kembali kepada keluarganya. 

Minggu, 23 Agustus 2015

Cinta Itu Dari Hati Bukan 
Karena Nafsu

                  Cinta adalah seuatu yang telah dianugrahkan Allah untukku. Dengan cintalah seseorang bisa membangun sebuah harapan. Dengan cinta hidup akan terasa berwarna. Tanpa cinta, pasti seseorang akan merasa hampa. Pasti hidup takkan terasa berwarna. Tetapi apa arti cinta ?. Apakah hanya sebuah perkataan dimana seseorang bisa bilang "I love You", atau dimana tempat kamu bisa menulis rangkaian kata yang kamu sebar di sosmed ?. Tetapi bagaimana cinta bisa terbentuk. Cinta adalah bentuk kasih sayang dari seseorang yang dibuktikan dalam perbuatan. Cinta adalah saat dimana kamu bisa menerima segala aspek dari seseorang yang kamu cintai baik dari kelebihan dan kekurangan.

                Namun bagaimana dengan seseorang yang menyatakan perasaannya. Adakah diantara mereka bisa membangun sebuah perasaannya. Dan bagaimana mereka bisa merasa bahagia tanpa tercapainya suatu tujuan dalam cinta. Adakah seseorang yang bisa mencintai begitu dalam kepada seseorang. Yahh mungkin ada tetapi berapa banyak yahhh 1,2,4,8,16.32 atau berapa ?. Tetapi sadarkah kita tentang apa yang kita jalani sebenarnya. Bukankah kita juga merasakan cinta?. Apakah cinta harus berdasar pada pasangan suami istri atau sesama pasangan bisa dalam pacaran dan tunangan. Jika kita berfikir lebih luas lagi cinta itu lebih luas dari apa yang kita fikirkan. Contohnya dalam hubungan ayah dan anak, kakak dan adik, sahabat, bahkan Allah dengan hambanya.

                    Bagi sebagian orang, mereka mengatakan bahwa hidup ini tak adil. Bukankah Allah telah mengatur kehidupan manusia dan menetapkan rezekinya. Tidakkah kita merasakan bahwa Allah begitu peduli pada hambaNya agar senantiasa meminta padaNya. Mengapa kita hanya memandang beberapa permasalahan hanya dalam satu sisi. Ayo dong sahabat muslim mari kita renungkan sejenak. Disini ada beberapa permasalahan seseorang yang menurut mereka begitu besar sehingga, mereka merasa tidak mampu begitu memikulnya. Apakah tidak ada solusi untuk pemecahannya atau kita yang merasa malas mencari jalan keluarnya.

 1. Sebagai seorang istri sudah sepatutnya kita mentaati perintah suami. Kita harus berbakti kepada suami. Namun bagaimana dengan suami saya yang kini telah melakukan poligami. Bagaimana nasib anak kami, saya tak sanggup bila harus berbagi cinta dengan wanita lain tetapi tak sanggup melepaskannya. Tolong saya, saya sudah tak mampu menahan ini

2. Saya seorang pembisnis, saya tidak tau bagaimana cara menjalani bisinis saya. Perusahaan saya terancam bangkrut berbagai usaha telah saya lakukan, namun usaha saya sia-sia. Bagaimana ini apakah saya harus hidup dengan kemiskinan, sedangkan anak saya masih kecil-kecil dan belum tau apa-apa.

3. Saya seorang guru, gaji saya pas-pasan hidup saya begitu susah. Untuk kebutuhan hidup kami terpaksa berhutang sana sini. Tetapi kami belum mampu membayar hutang kami, tetapi tuntutan hidup kami terlalu berat. Anak-anak kami masih harus sekolah dan diantara mereka ada yang sedang sakit, apa yang harus kami lakukan.

4. Saya adalah seorang mahasiswa. Saya jatuh cinta dengan wanita yang sebenarnya tidak mencintai saya. Dulu hidup dengannya terasa berwarna, segalanya kami jalani bersama. Namun kini dia tidak mencintaiku lagi karena ada sahabatku. Sekarang kehidupan ini terasa hampa tanpanya. Aku merasa dunia tak berati bagiku. 

5. Saya seorang wanita yang baru lulus SMA. Karena kebodohan saya, kini saya hamil dan laki-laki yang menghamili saya tidak mau bertanggung jawab. Apa yang harus saya lakukan. Jika kedua orang tua saya tau saya akan diusir, dan pasti keluarga saya akan malu. Apa yang harus saya lakukan.

6. Saya adalah seorang mahasiswa, sudah selayaknya kita sebagai seorang anak berbakti kepada orang tua kita. Namun mengapa mereka selalu memandang kita dengan sebelah mata. Mereka tidak mau melihat semua perjuangan saya. Setiap hari saya selau dibanding-bandingkan dengan adik saya. Saya tidak tau dimana kesalahan saya dan apa kekurangan saya.

7. Saya adalah seorang dokter, umur saya sudah 40 tahun, namun hingga sekarang belum ada seseorang yang cocok dengan saya. Saya merasa ada yang kurang dari setiap wanita yang saya temui, ada yang memanfaatkan uang saya, ada yang mempermainkan perasaan saya. Saya tidak tau harus berbuat apa.

8. Saya seorang mahasiswa dengan jurusan ekonomi, namun saya dijebak oleh seorang wanita. Saya tidak pernah mencintainya namun saya dituduh telah melakukan perbuatan tidak senonoh dan orang tua saya pun meminta saya untuk bertanggung jawab. Demi Allah saya tidak melakukannya, saya menghormati wanita dan takut kepada Allah. Kini saya masuk penjara, bagaimana dengan masa depan saya.

                  Itu baru sebagian masalah, apakah kita merasa mendapat masalah lebih besar dari mereka. Tidak terfikirkah oleh kalian bahwa dunia ini luas. Banyak saudara-saudara kita yang lebih berat hidupnya, contohnya saudara kita yang ada di Palestina betapa berat perjuangan mereka menghadapi kaum yahudi dan warga muslim lainnya yang hingga saat ini masih tertindas di belahan Negara lain yang kebanyakan Non Muslim. Tak sadarkah kita bahwa masalah kita begitu mudah dihadapan Allah. Mengapa kamu harus meminta tolong kepada orang lain jika Allah menghendakimu untuk bisa melewatinya. Mengapa kamu memita kepada mahluknya tetapi bukan kepada Allah saja yang telah membuat kehidupan dan menciptakan segalanya.

Surah Al Fath ayat 4
             Dialah yang menurunkan ketenangan kedalam hati orang-orang mukmin untuk menambah keimanan atas keimanan mereka (yang telah ada). Dan milik Allahlah bala tentara dilangit dan bumi dan Allah mengetahui maha bijaksana.

Surat Al Baqoroh ayat 269
             Dia memberikan hikamah kepada siapa yang dia kehendaki. Barang siapa diberi hikmah sesungguhnya dia telah diberi kebaikan yang banyak. Dan tidak ada yang dapat mengambil pelajaran kecuali orang-orang yang mempunyai akal sehat.

                  Allah sangat mencintai kita, Dia ingin agar kita senantiasa meminta kepadaNya. Allah ingin kita menjadi hambaNya yang kuat, maka ia berikan beberapa mahluk untuk menguji kesabaranmu, Ia ingin kamu melihat seberapa besar kamu dapat bersabar dalam menghadapi ujiannya. Itulah bukti kecintaannya kepadamu. Jika kamu bergantung kepada manusia, akan menjamin suatu kemungkinan bahwa dia akan mengecewakan kamu sedangkan jika kamu bergantung kepada Allah kamu tidak akan merasa kecewa, karena sesungguhnya Allah tidak akan membuatmu kecewa        

Sabtu, 22 Agustus 2015

Alaqoh 2015

Rohis Gardova 2015


                     Assalammu Alaikum 
               Puji syukur kepada Allah yang telah memberikan kita semua karunia dan rahmatnya semoga kita dalam keadaan yang berbahagia. Sholawat dan salam kita tuturkan kepada Nabi Muhammad SAW. berserta saudara kerabat dan kita umatnya yang selalu istiqomah hingga yaumul Akhir. Disini saya memperkenalkan Ikhwan dari Rohis Gardova angkatan 2015. Dan disinilah kami dalam tali ukhuwah yang takkan pernah terlupakan




                        Ini adalah Guru kami Muhammad Abdul Aziz kami memanggilnya Bang Aziz atau Babeh, karena beliau tidak setua umurnya. Beliau adalah Murrobbi kami yang paling bijaksana. Dia orangnya lucu dan senang bercanda. Terkadang candaannya mampu membuat kami tertawa terbahak-bahak. Beliau juga pandai mengambil langkah dan keputusan yang tepat. Disitulah kami belajar banyak hal darinya, dan sebagai seorang Murobbi tak jarang ia memberikan hal-hal yang baru disetiap kita mentoring, sehingga kami merasa nyaman saat mentoring. 


                    Ervan Kurniawan, dia adalah orang yang paling banyak ide di kelompok kami. Orang demen banget ngeles, gak ada orang yang bisa debat sama dia. Sekarang dia anak UNJ. Doi seneng banget main bola gak jarang kalo main bola selalu menang buat teman-teman yang merasa jago bola, boleh tuh sparing ama teman ane. Dia juga yang membuat ukhuwah kami paling solid, bahkan dia bisa berbaur dengan seluruh anak Sos dan membuatnya jadi makin dekat. Gak hanya itu lohh dia peringkat satu seangkatan se IPS di SMAN 43. Walaupun doi ngeselin karena tingkah konyolnya tapi ketika kami susah, doi selalu siap stand by. Seringnya sih ketika NKI garing ada aja yang dilakuin doi sehingga bisa maju lagi


                      Kalo ini ane, kenalin ane Muhammad Ghufron. Ane sekarang masuk Gundar, Gunadarma tentunya. Disini ane punya hobi nulis. Gak jarang ketika ada rapat ane ikut-ikutan nulis (sok jadi sekretaris). Ane dulu IPA sekarang jadi penghianat jurusan gara-gara gak minat sama jurusan sendiri. Jangan ditiru yaaa. Tetapi selagi kalian punya minat kenapa gak, apalagi jika itu layak buat diperjuangkan. Dan hidup itu gak harus bergengsi, selama kita bisa menjadi apa adanya kenapa harus sandiwara. Ayo guys kita pasti punya harapan dan impian yang layak buat diperjuangkan so perjuangkanlah. Di Rohis kami selalu meningkatkan ukhuwah kami, hal yang paling adalah sering jalan-jalan, selfie, kadang makan bareng ditampa sampai-sampai satu kenyang yang lain kagak. 

    
                       Rifqy Irsyad Putra, Ini adalah teman kami yang paling serius. Doi jarang banget ketawa, sekalinya ketawa bisa bikin ngakak. Doi demen banget main game, eitt jangan salah doi pintar lohh gitu-gitu. Dia juga sering dipuji guru, gara-gara dia pintar. Doi juga orang yang paling jujur, hampir dalam segala hal. Bayangkan ulangan, latihan, pr gak pernah nyontek. Doi lebih milih ujian dapat jelek dari pada nyontek. Wahhh layak ditiru yaaaa, tetapi satu doi kadang gampang marah, tetapi doi baik kokkk. Doi juga jago banget main catur jarang ada orang yang bisa ngalahin dia. Diantara kami, doi lah yang paling jujur, eitt tapi bukan berarti kami tukang bohong


                         Dody Priatama, doi dipanggil dope. Ini adalah doi kami yang paling ganteng. Beliau anak UI lohhh, jangan salah ganteng-ganteng gini tapi aksinya gokillll. Awas jika dia muncul jangan mendekat bahaya (danger). Tapi doi kami bisa jago banget becanda. Dia yang paling manis diantara kami. Doi bahasa inggrisnya jago lohh apalagi kalo dia lagi ngomong kayaknya kita kayak berasa di Eropa. Disisi lain doi jago lohh ngedesign bikin film, karena doi sangat berbakat di bidang itu. Kadang kalo spanduk dia yang bikin, jaket kami dia yang design. Keren yahhh doi kami yang satu ini


                                     Ibnu Sajidin atau Jidins. Doi adalah kawan kami yang paling jago baca Al Qur'an. Kalo setiap didengar suaranya merdu banget bahkan nenek yang tua bisa merasa muda lagi ketika dengar doi baca Al Qur'an. Doi juga bisa jago adzan. Hampir disetiap lomba adzan dan baca Al Qur'an doi selalu dapat juara. Doi juga jago main marawis lohh. Walaupun kecil jangan salah, doi jago dalam hal itu. Patut ditiru yahh teman-teman. 



                      Ilham Muttaqin atau Imut (item mutlak) hahaha, becanda am. Doi adalah ketua Rohis angkatan 2015. Doi juga jago lohh fisika, gak heran kalo ulangan doi selalu dapat bagus. Doi juga orangnya gak pantang menyerah kalo ada sesuatu pasti diperjuangkan. Hal ini diterapkan saat kita di Rohis kita ingin Rihlah ke rumah bu Imas dan Bang Aziz, akhirnya terwujud dengan bantuan temen-temen juga sihh. Gak hanya itu doi juga pinter loh di sekolah doi juga sering ngajarin orang, makanya ketika ada tutor sebaya doi selalu ngisi. 



                            Dokur atau Dodi Kurniawan. Doi adalah orang yang paling seneng ketawa. Doi juga orangnya easy going. Hal yang paling lucu adalah doi pernah tengelam di Vila Urael. Untungnya doi selamat, tapi jangan salah doi orang yang paling kuat di kelompok alaqoh kami. Dia gampang banget berbaur dan susah marah. Doi adalah ketua Bidang Dakwah, Doi juga seneng ngelawak tapi kadang garing, hahaha kasihan. Tapi jangan salah doi itu lucu dan orangnya selalu tersenyum apalagi doi jarang banget marah, orangnya selalu terbuka



                         Ramaditya Putra Bermuda, doi dipanggil rama. Orangnya sih simple. Tapi gini-gini dia pinter lohh, doi seneng sama biologi tapi juga jago sama mtk. Doi orang yang paling tepat waktu, bayangin ketika disuruh ngumpul jam 09.00, doi datangnya jam 07.00. Keren banget gak sihh doi yang satu ini. Gak hanya itu, dia jago banget di pelajaran teater. Bahkan doi pernah jadi sutradara lohh sehingga pas teater mainnya bener hahahaha. Keren banget kan doi kita yang satu ini. Doi juga bisa berbaur lohh dan bisa menyesuaikan ketika berbicara dengan siapa saja